INILAH Bukti Bahwa YHWH atau Yahweh dan Yesus itu adalah nama dari Dewa Pagan!!

Gambar

Zaman dahulu(Zaman Jahiliyah/Kebodohan) Allah memang dianggap dewa bulan oleh orang-orang arab PAGAN, karena pada saat Nabi Ismail wafat akhirnya pergeseran demi pergeseran dari ajaran Nabi Ibrahim As yang benarpun mulai menyimpang yaitu penyembahan terhadap Dewa bulan yang dibawa oleh ☞orang–orang PAGAN mesir☜,tapi tindakan mereka tidak dapat memperkenalkan ‘dewa Yahweh kepada orang-orang arab karena seperti yang kita ketahui bahwa orang arab sangat kuat dalam menjaga tradisi nenek moyang mereka.
_________________________________!!
Maka timbul ide dari orang-orang pagan mesir untuk mengatakan bahwa dewa bulan yang mereka sembah bernama Allah.
———————————————!!!
FAKTA INILAH YANG TIDAK DIKETAHUI OLEH ORANG KRISTEN.!!!!
——————————–!!

Hal semacam ini merupakan metode yang juga dilakukan oleh kaum PAGAN yunani yaitu “Paulus Sinabi Palsu atau PAULUS Si ANTIKRISTUS dalam memperkenalkan Nabi Isa sebagai ‘Je Zeus’ kepada orang Pagan romawi,Padahal Nabi Isa As adalah kaum Bani Israel,jadi bagaimana Mungkin namanya menggunakan nama berbahasa Yunani(Roma(wi).
Sedangakan Nama Je-Zeus-Jesus atau Yesus itu bukanlah nama berbahasa Yahudi atau bani Israel dimana Nabi Isa As itu dilahirkan.

Je-Zeus merupakan Nama dari Dewa PAGAN yunani.

Jadi Yesus adalah tokoh Dewa yang diciptakan PAULUS dengan Mengambil nama DEWA Je-Zeus (Dibaca Jessus).

Lalu Paulus Mengambil riwayat Nabi Isa As yang tertulis didalam Injil dan merubah sebagian Ayat-ayatnya untuk mendukung tokoh Dewa Yesus tersebut,dan Diciptakanyalah sebutan untuk pengikut DEWA JE-Zeus ini sebagai KRISTEN oleh Paulus.

Lalu paulus melantik yesus menjadi Tuhan agar dia bisa menjadi Rasul(“Palsu karena malantik dirinya sendiri menjadi Rasul”)
Sekaligus menghancurkan ajaran KETAUHIDAN Yang diajarkan oleh Nabi Isa As kepada bani Israel!

Kemuadian pauluspun menjadikan
kematian yudas iskariot yang disalib tersebut sebagai Doktrin Penebusan Dosa.

Jadi sebenarnya Yesus itu bukanlah Nama dari bangsa Yahudi dimana Yesus itu dilahirkan.
Tp Je-Zeus atau Jesus adalah sebuah Nama dari Bangsa Roma(wi) atau Yunani yang menganut agama PAGANISME(penyembahan kepada Berhala/Dewa”).

Kita tentu merasa JANGGAL juga bukan kenapa ajaran Kristen berpusat DiROMAWI bukan di ISRAEL dimana Nabi Isa As(dijadikan sebagai tokoh Yesus) itu Dilahirkan???

Kita kembali kepada pembahasan Dewa Bulan/YHWH.

——————————————!!
Sebelum kedatangan rasulullah SAW,orang-orang arab menjadi memiliki kepercayaan bahwa Allah itu dewa bulan sebagaimana yang didoktrini oleh kepercayaan pagan mesir kuno sebagaimana telah dikisahkan diatas,dan dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW maka nama Allah kembali sebagai sebutan kepada Tuhan yang sejati pencipta Alam semesta,dan bukan lagi sebagai sebutan untuk dewa bulan.
——————————————–!!

Suatu kesalahan yang telah terjadi sejak turun temurun yang dilakukan oleh umat Yahudi dan Kristen adalah pemujaan terhadap Yah, umat kristen begitu ngotot bahwa tuhannya Ibrahim bernama ‘Yah Weh. dan menuduh Allah SWT adalah sebagai nama dewa bulan/dewa pagan, ternyata hal tersebut sangat berbeda dengan kenyataan,KARENA dewa bulan yang sebenarnya adalah YHWH.
—————————————-!!
Dan Ironinya umat kristen dan yahudi justru selalu memujanya(Dewa Bulan) dalam ucapan ‘☞ Haleluya ☜’. Yang artinya=TERPUJILAH DEWA BULAN.

Hal ini disadari oleh para pakar alkitab di Indonesia dan situs Sabda’, sehingga mereka lantas mengatakan bahwa YHWH tersebut hanya gelar(((((Padahal YHWH jelas” Nama Dewa Pagan))))) seperti halnya adonai,lord, god, tuhan atau king.

Tapi ada orang kafir yang begitu sok dan ngotot mengumbar KEBODOHAN dan kemaluan sendiri di setiap web dan bahkan buat blog sendiri untuk pamer KEMALUAN, dan mengatakan bahwa YHWH lah tuhan sejati dan Allah adalah dewa bulan,tidak taunya mereka membuka pengetahuan kita untuk mencari tau apa dan Siapa itu YHWH.
——————————!!

Ternyata para ahli Alkitab tidak berani mengatakan bahwa YHWH adalah nama Tuhan,alasan nya karena YHWH ditemukan sebagai nama dari salah satu ☞ dewa pagan Mesir kuno. ☜
—————————!!

Hal yang dilakukan Duladi atau Baidowi ternyata telah membuka borok yahudi dan Kristen selebar-lebarnya bahwa yang mereka sembah adalah Dewa bulan(((YahWeh) dan Yesus(((Dewa Pagan Yunani).!!!!
—————!!
———————-!!
——————————!!
—————————————!!

Gambar

—————!!
———————-!!
——————————!!
—————————————!!
.
.
.
.
.
.
Dan sekarang mari kita bahas nama YahWeh yang diucapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh umat Kristen dan Yahudi tersebut.

kata Yah atau Ya atau Ia yang terdapat pada kalimat “Halelu Ya”. menurut orang-orang yahudi sebutan Haleluya berarti pujilah tuhan. “Ya”sengaja diartikan sebagai Tuhan karena kata Ya terdapat pada “Yahweh”. Benarkah Ya atau Ia atau Yah adalah berarti Tuhan???

Ini Yahweh adalah nama dewa bulan, di babilonia para pagan menyebut dewa bulan dengan sebutan “Ya, Ia ataupun Yah” dewa ini BENCONG alias memiliki dua identitas sebagai laki-laki dan perempuan.
Tidak berjenis kelamin dan tidak menikah.

Kemudian ada yang bernama“Shua”.
Shua adalah sebutan untuk dewa langit, jadi ketika orang menggabungkan kedua kata Ia dan Shua maka akan terbentuk dua dewa pagan sekaligus,yaitu Dewa bulan dan Dewa langit, jadi “YahShua” atau IaShua” adalah sebutan nama untuk “Dewa Bulan dan Dewa Langit”.

——————————!!
—————————————!!
Suatu keanehan, alkitab memuat nama dewa bulan bangsa babilonia sebagai nama lain dari dewa bulan yaitu baal, mereka bangsa yahudi telah murtad setelah mereka mulai memuja berhala EHYEH, bulan dalam bahasa Ibrani juga berarti yareach, dan ini sama dengan sebutan untuk YHWH, Ibrani modern mengeja ini sengaja berbeda, untuk menyimpangkan identitas asli dari dewa pagan mesir kuno.
————————-!!
——————————!!
—————————————!!

Tapi tidak masalah, para sarjana sangat mengetahui ini adalah benar. Bukti para sarjanapun sangat berlimpah untuk bisa dan takkan pernah bisa tersanggah oleh orang yahudi dan Kristen bahwa YHWH adalah Dewa bulan. Dan mereka para yahudi dan kristen telah lama menjadi penyembah berhala Pagan.
———————–!!

Hal yang dilihat dan pengalaman -pengalaman bangsa bani israel selama di mesir dulu selalu membayangi bangsa bani Israel ini. Yang mana kehidupan dengan dewa-dewa dan kekuatan sihir dari mesir kuno dan majikan mereka. Mereka benar-benar tidak bisa meninggalkan tradisi yang mereka lakukan secara turun temurun sejak mereka dalam perbudakan bangsa mesir kuno.

Walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Nabi Musa As,bani Israil tetap dalam penentangan mereka, dan ketika Nabi Musa meninggalkan mereka, mendaki Gunung Sinai seorang diri, penentangan itu tampak sepenuhnya. Dengan memanfaatkan ketiadaan Musa, tampillah seorang bernama Samiri. Dia meniup-niup kecenderungan bani Israil kepada apa yang dilakukan oleh majikan mereka dulu yaitu menyembah berhala. dan membujuk mereka untuk membuat patung seekor anak sapi dan menyembahnya.Kisah berhala Sapi tersebut terbuat dari emas yang didalamnya dimasukkan tanah pijakan Nabi Musa dan Dengan sedikit mantra yang dilihat waktu majikannya dulu berbuat sihir maka patung tersebut pun dapat berbicara, sihir itu disebut Kabbalah.

Kecenderungan bani Israil terhadap keberhalaan Mesir Kuno dan dewa Yah (dewa Bulan), yang telah kita gambarkan diatas, penting untuk dipahami dan memberi kita wawasan tentang perubahan dari teks Taurat.

Penyisipan ajaran keberhalaan mesir kuno ☜ oleh umat yahudi ini sudah menjadi kekhawatiran dalam diri Nabi Musa sendiri, ke khawatiran Nabi Musa tertulis dalam kitab ulangan 31:26:

“Ambillah kitab Taurat ini dan letakkanlah di samping tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, supaya menjadi saksi di situ terhadap engkau.
——————————!!
—————————————!!

31:27 Sebab aku mengenal kedegilan dan tegar tengkuk mu. Sedangkan sekarang, selagi aku hidup bersama-sama dengan kamu, kamu sudah menunjukkan kedegilanmu terhadap TUHAN, terlebih lagi nanti sesudah aku mati. (takut diubah isi taurat oleh orangisrael).
——————————!!
—————————————!!

Bukti penyimpangan-penyimpangan bangsa Israel kepada dewa mesir kuno masih ada tercatat didalam Alkitab, seperti dalam:
Bilangan 22:41.
Num25:3,
Hakim-hakim 2:13, 8:33;
1 raja 211:33
2 raja2 23:13, 1:2, 16:16, 23:13,
Mazmur 68:4
2 Tawarikh 33:3;
Yehezkiel 8:16; 8:1 dan lain sebagainya.

Semoga pembahasan ini memberikan pencerahan serta wawasan bagi kita semua.amin.
.
.
.
.
In english Articels.
—————————–!!

Yah / YHWH is a name of the another moon god of the ancient egypt.

It is interesting that the earliest references to the name Yah (Yaeh) refer to the moon as a satellite of the earth in its physical form. From this, the term becomes conceptualized as a lunar deity, pictorially anthropomorphic but whose manifestations, from hieroglyphic evidence, can include the crescent of the new moon, the ibis and the falcon, which is comparable to the other moon deities,  Thoth and Khonsu.

Of course, the complexity and controversy of Yah stem from the term’s similarity to the  early form of the name for the modern god of the Jews (Yahweh), Christians and Muslims, as well as the fact that their ancestors were so intermingled with those of the Egyptians. In fact, this distinctive attribute of this god makes research on his ancient Egyptian mythology all the more difficult.

Little is really known of  this god’s cult, and there is no references to actual temples or locations where he may have been worshipped.

However, among ancient references, we do seem to find in the Papyrus of Ani several references to the god, though here, his name has been translated as Lah:

In Chapter 2:

“A spell to come forth by day and live after dying. Words spoken by the Osiris Ani: O One, bright as the moon-god Iah; O One, shining as Iah; This Osiris Ani comes forth among these your multitudes outside, bringing himself back as a shining one. He has opened the netherworld. Lo, the Osiris Osiris [sic] Ani comes forth by day, and does as he desires on earth among the living.”

And again, in Chapter 18:

“[A spell to] cross over into the land of Amentet by day. Words spoken by the Osiris Ani: Hermopolis is open; my head is sealed [by] Thoth. The eye of Horus is perfect; I have delivered the eye of Horus, and my ornament is glorious on the forehead of Ra, the father of the gods. Osiris is the one who is in Amentet. Indeed, Osiris knows who is not there; I am not there. I am the moon-god Iah among the gods; I do not fail. Indeed, Horus stands; he reckons you among the gods.”

The high point in Yah’s popularity can be found following the the  Middle Kingdom when many people immigrated from the Levant and the  Hyksos ruled Egypt. Hence, it is likely that contact with the regions of Palestine, Syria and Babylon were important in the development of this god in Egypt. George Hart, in his “A Dictionary of Egyptian Gods and Goddesses” believes that these foreigners in Egypt may have associated Yah with the Akkadian moon-god, Sin, who had an important temple at Harron in north Syria. Like Thoth, Sin was a god of Wisdom, but his other epithets included “Brother of the Earth”, Father of the Sun, Father of Gods, as well as others.

Later during the New Kingdom within the Theban royal family, and not so strangely, even though it was they who expunged these foreign rulers from Egypt, the name of the god Yah was incorporated into their names. The daughter of the 17th Dynasty king, Tao I, was Yah-hotep, meaning “Yah is content”. The name of the next and last ruler of the 17th Dynasty, Kamose, may have also been derived from Yah. His name means “”the bull is born”, and this might be the Egyptian equivalent of the epithet applied to Sin describing him as a “young bull…with strong horns (i.e. the tips of the crescent moon). Also another interpretation of the name of the founder of the 18th Dynasty, Ahmose, is Yahmose, which would mean “Yah is born”. However, this was not the only name associated with Hyksos gods to be adopted by these Egyptians.

In the tomb of Tuthmosis III of the 18th Dynasty, who is often called the Napoleon of Egypt, and who was perhaps responsible for Egypt’s greatest expansion into the Levant, there is a scene where the king is accompanied by his mother and three queens, including Sit-Yah, the “daughter of the moon-god”. However, after this period, the traces of Yah’s moon cult in Egypt appear to be sporadic.

At this point, and because this is a scholarly work, we need to point out several important elements surrounding the name of this ancient Egyptian god, beginning with the fact that most Egyptologists throughout the history of that discipline have had difficulty agreeing on the translation of names from ancient text. Of course, this is not unique to Egyptologists, but is a problem throughout ancient studies.

Secondly, the references on Yah as an Egyptian moon god are slim. The best available documentation is that of George Hart, “A Dictionary of Egyptian Gods and Goddesses”, but few other scholarly references make mention of this specific Egyptian deity.

Now as an observation, the fact that this deity’s name appears so similar to the early form of the Hebrew God, may mean little if anything. A powerful god of one region was often taken by another, including the Egyptians, and almost completely redefined.

In any event, this god did not attain a very high regard within Egypt, and it is unlikely that he had any major effect on the religion of others in his Egyptian form. Rather, it was the Egyptians in this case who were influenced from without.
——————————!!
—————————————!!
———————————————!!
——————————————————!!
—————————————————————!!
——————————————————————————-!!
Artikel ini Dirangkum dari banyak sumber.
(Semoga bermanfaat).

Artikel terkait:
14 dari 63 nama Dewa keberhalaan mesir kuno

9 Fakta Yesus dalam Mitologi !!