INILAH KETERLiBATAN Lembaga Alkitab Indonesia dalam Merubah Babi yg Jelas" HARAM menjadi HALAL.

Gambar

Sumber Foto:
“Islam terbukti BENAR.net.

Mengapa Pendeta Kristen Merubah Babi yg jelas” DiHaramkan menjadi diHalalkan???

O_O
Apakah TUJUAN MEREKA???

Orang Kristen berpendapat bahwa Babi haram hanya untuk yahudi tapi tidak untuk para pengikut yesus dengan alasan Yesus datang membawa hukum baru.

Menurut Wiro hal diatas adalah pendapat tidak berdasar dan tidak benar.

Apa buktinya???

Dalam Injil Matius 5:17-19 :

“janganlah kamu menyangka, bahwa aku datang untuk merombak Hukum Taurat atau Kitab Para Nabi. 

Aku datang bukan untuk merombaknya, melainkan untuk menggenapinya.  

Karena sesungguhnya Aku berkata kepadamu: selama langit dan bumi belum lenyap, satu titik pun sekali-kali tidak akan dihapus dari isi Hukum Taurat itu sampai semuanya terjadi.

Karena  itu barang siapa yang menghapus salah satu perintah Hukum Taurat meskipun yang paling kecil, dan mengajarkannya kepada orang lain, ia akan menduduki tempat paling rendah dalam Kerajaan Sorga”

Tp Paulus malah menghapusnya!

Artinya apa ini? 

Ya! Yesus mengikut Hukum Taurat. Yesus tidak membawa hukum baru, Yesus tidak berani menghapus “satu kalimat Taurat yang mengharamkan babi” lha wong menghapus satu titik saja tidak berani apalagi satu kalimat.

Yesus adalah pelanjut ajaran Musa, seperti juga Nabi Muhammad SAW.

Musa tidak makan Babi, Yesus pun nggak doyan Babi. 
Nabi Muhammad juga nggak doyan dong.
Jika Yesus pernah berkata:

Tidaklah barang sesuatupun yang datang dari luar orang, serta masuk kedalamnya, dapat menajiskan dia, hanyalah barang yang keluar dari dalam orang itulah yang menajiskan.

Maka otomatis harus diartikan menggenapi atau sinonimnya menambahi jenis-jenis makanan yang haram yang tidak halal. 

Para pendeta entah sengaja atau tidak sengaja telah mengabaikan Ayat Matius diatas, kata-kata menajiskan tadi.  

Jadi yang haram nambah dong seharusnya., 

babi dan juga  perkataan” kotor.
makanan muntah/kotoran yang najis dll..

Orang Kristen kadang ada yang memplesetkan dengan mengatakan bahwa yang diutamakan bukan hal-hal fisik bukan hal makanan tapi hal rohani, maksudnya adalah bagi Orang kristen meskipun halal makan babi tapi haram mengatakan/menjuluki orang lain  “babi lu, monyet lu ..”. Huh ngelawak saja!

Bikin Wiro ketawa aja😀

Gambar

Dan ANEHNYA untuk mempertahankan domba”nya agar tidak meninggalkan Gereja dan uang Perpuluhan,maka Pendeta merubah Firman” Allah agar domba”nya bebas makan babi,MAKA Lembaga Alkitab Indonesia pada tahun 1979 sampai BERANi mengganti ayat Taurat dalam Perjanjian Lama dengan mengubah kata:
————-!!
Babi
———!!menjadi—-!!
——————————Babi Hutan.!!

Wah😛
Wah😀
Wah🙂

Bunyi Imamat 11:7 pada AlKitab tahun 1968 :
Demikian juga babi, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu.

Demikian juga babi, …. HARAM bagimu.
——–!!

Sedang pada Al Kitab 1979

7 Demikian juga babi HUTAN, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu.

Demikian juga babi HUTAN …. haram itu bagimu.

Apa bedanya Babi hutan dg Babi peliharaan coba???

@_@
Tetap aja Babi bukan???

Ckckckck🙂
Alkitab yg berisi firman Allah kok diobok” sesuka hati >,<

Dalam Bible versi Inggris (King James Version) pada Imamat (Leviticus) yang tertulis adalah pig, yang terjemahannya adalah babi.

Latar belakang Lembaga Alkitab Indonesia yang telah mengganti kata "babi" dengan "babi hutan", adalah kiranya setelah para Pendeta di Lembaga Alkitab menyadari bahwa Yesus tidak pernah menghalakan babi dari adanya ayat Matius paragraf 5 diatas. Tentang Kebusukan Pendeta di Lembaga Alkitab ini sudah pernah diPeringatkan didalam ALquran pada 15 abad yg lalu!!!

Apakah kamu mengharapkan mereka (Kristen) percaya kepadamu. Padahal sungguh dari golongan mereka (Pendeta) mendengarkan kalimat-kalimat Allah (babi haram), kemudian mereka merubahnya (babi hutan haram) setelah mereka mengerti dan mengetahui. (Quran Surat Al-Baqarah : 75)

Tujuan Pendeta merubahnya kalimat Injil :
___________________
salah satunya adalah agar mereka tidak kehilangan umat Kristen yang akan lari kepada Kebenaran Ajaran Islam, yang berarti mereka akan kehilangan sumbangan sebesar 10% gaji setiap jemaat gereja mereka setiap bulannya. 
—————————

Jika misalnya ada ada 5 juta pegawai kristen harus menyetor 10% dari gaji, misal gaji Rp 1 juta, jadi total = Rp 500 milyar sebulan! bisa hilang …

Woowww😀
Sumpah ,wiro terkejut😛

Maka celakalah bagi orang-orang yang menulis Alkitab (babi hutan) dengan tangan mereka  kemudian berkata ini adalah dari Allah untuk dijual dengan harga murah (mendapat uang jemaat). Celakalah bagi mereka disebabkan tulisan tangan mereka karena perbuatan mereka itu. (Baqarah 79).

Jujur ya wiro prihatin kenapa Pendeta" Kristen yang memplesetkan akidah yang sudah ditetapkan oleh Allah ini dipercayai???

Jika kalian hai Kristen adalah pengikut Yesus yang sejati,SEHARUSNYA KALiAN TiDAK makan babi.!!

Babi itu banyak Penyakitnya.!!
Tidak bagus buat kesehatan masa tua kalian.!
Serta TIDAK bagus juga buat sifat" Kalian.
Nanti kalian bisa bertingkah Laku seperti Babi.
Yg menyukai berhubungan dg sesama jenis maupun dg lawan jenis secara berame"..!

Oleh karena itu BERHENTILAH memakanya.!
Masih byk makanan" yg dikaruniakan Allah yg HALAL dan jauuuuuuuuuuh dari Penyakit" drpd hewan Haram babi itu.

@_@
Karena Babi adalah hewan yang sangat kotor karena biasanya memakan segala sesuatu yang diberikan kepadanya dari mulai bangkai, kotorannya sendiri sampai kotoran manusia. Secara psikis babi memiliki tabiat yang malas, tidak menyukai matahari, sangat suka makan dan tidur, memiliki sifat tamak, dan tidak memiliki kehendak dan daya juang, bahkan untuk membela diri sekalipun.

Secara fisik babi banyak menyimpan bibit penyakit. Babi dianggap hewan yang sama sekali tidak layak untuk dikonsumsi. Di antara parasit-parasit itu adalah sebagai berikut:

Cacing Taenia Sollum.
Parasit ini berupa larva yang berbentuk gelembung pada daging babi atau berbentuk butiran-butiran telur pada usus babi. Jika seseorang memakan daging babi,maka dinding-dinding gelembung ini akan dicerna oleh perut manusia. Peristiwa ini akan menghalangi perkembangan tubuh dan akan membentuk cacing pita yang panjangnya bisa mencapai lebih dari 3 meter. Cacing ini akan melekat pada dinding usus dengan cara menempelkan kepalanya lalu menyerap unsur-unsur makanan yang ada di lambung. Hal itu bisa menyebabkan seseorang kekurangan darah dan gangguan pencernaan, karena cacing ini bisa mengeluarkan racun.

Apabila pada diri seseorang, khususnya anak-anak, telah diketahui terdapat cacing ini di lambungnya maka dia akan mengalami hysteria atau perasaan cemas. Terkadang larva yang ada dalam usus manusia ini akan memasuki saluran peredaran darah dan terus menyebar ke seluruh tubuh, termasuk otak, hati, saraf tulang belakang, dan paru-paru. Dalam kondisi ini dapat menyebabkan penyakit yang mematikan.

Cacing Trichinia Spiralis.
Cacing ini ada pada babi dalam bentuk gelembung-gelembung lembut.maka gelembung-gelembung -yang mengandung larva cacing ini- dapat tinggal di otot dan daging manusia, sekat antara paru-paru dan jantung, dan di daerah-daerah lain di tubuh. Penyerangan cacing ini pada otot dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa dan menyebabkan gerakan lambat, ditambah lagi sulit melakukan aktivitas. Sedang keberadaannya di sekat tersebut akan mempersempit pernafasan, yang bisa berakhir dengan kematian.

Bisa jadi, cacing jenis ini tidak akan membuat seseorang meninggal dalam waktu singkat. Namun patut diketahui bahwa cacing-cacing kecil yang berkembang di otot-otot tubuh seseorang setelah dia mengkonsumsi daging babi bisa dipastikan akan menetap di sana hingga orang itu meninggal dunia.

Cacing Schistosoma Japonicus.
Ini adalah cacing yang lebih berbahaya daripada cacing schistosoma yang dilkenal di Mesir. Dan babi adalah satu-satunya binatang yang mengandung cacing ini. Cacing ini dapat menyerang manusia apabila mereka menyentuh atau mencuci tangan dengan air yang mengandung larva cacing yang berasal dari kotoran babi. Cacing ini dapat menyelinap ke dalam darah, paru-paru, dan hati. Cacing ini berkembang dengan sangat cepat, dalam sehari bisa mencapai lebih dari 20.000 telur, serta dapat membakar kulit, lambung dan hati. Terkadang juga menyerang bagian otak dan saraf tulang belakang yang berakibat pada kelumpuhan dan kematian.

Fasciolepsis Buski.
Parasit ini hidup di usus halus babi dalam waktu yang lama. Ketika terjadi percampuran antara usus dan tinja, parasit ini akan berada dalam bentuk tertentu yang bersifat cair yang bisa memindahkan penyakit pada manusia. Kebanyakan jenis parasit ini terdapat di daerah China dan Asia Timur. Parasit ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, diare, dan pembengkakan di sekujur tubuh, serta bisa menyebabkan kematian.

Cacing Ascaris.
Panjang cacing ini adalah sekitar 25 cm. Cacing ini bisa menyebabkan radang paru-paru, radang tenggorokan dan penyumbatan lambung. Cacing ini tidak bisa dibasmi di dalam tubuh, kecuali dengan cara operasi.

Cacing Anklestoma.
Larva cacing ini masuk ke dalam tubuh dengan cara membakar kulit ketika seseorang berjalan, mandi, atau minum air yang tercemar. Cacing ini bisa menyebabkan diare dan pendarahan di tinja, yang bisa menyebabkan terjadinya kekurangan darah, kekurangan protein dalam tubuh, pembengkakan tubuh, dan menyebabkan seorang anak mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan fisik dan mental, lemah jantung dan akhirnya bisa menyebabkan kematian.

Calornorchis Sinensis.
Ini jenis cacing yang menyelinap dan tinggal di dalam air empedu hati babi, yang merupakan sumber utama penularan penyakit pada manusia. Cacing ini terdapat di China dan Asia Timur, karena orang-orang di sana biasa memelihara dan mengkonsumsi babi. Virus ini bisa menyebabkan pembengkakan hati manusia dan penyakit kuning yang disertai dengan diare yang parah, tubuh menjadi kurus dan berakhir dengan kematian.

Cacing Paragonimus.
Cacing ini hidup di paru-paru babi. Cacing ini tersebar luas di China dan Asia Tenggara tempat di mana babi banyak dipelihara dan dikonsumsi. Cacing ini bisa menyebabkan radang paru-paru. Sampai sekarang belum ditemukan cara membunuh cacing di dalam paru-paru. Tapi yang jelas cacing ini tidak terdapat, kecuali di tempat babi hidup. Parasit ini bisa menyebabkan pendarahan paru-paru kronis, di mana penderita akan merasa sakit, ludah berwarna cokelat seperti karat, karena terjadi pendarahan pada kedua paru-paru.

Wine Erysipelas.
Parasit ini terdapat pada kulit babi. Parasit ini selalu siap untuk pembakaran pada kulit manusia yang mencoba mendekati atau berinteraksi dengannya. Parasit ini bisa menyebabkan radang kulit manusia yang memperlihatkan warna merah dan suhu tubuh tinggi.Sedang kuman-kuman yang ada pada babi dapat menyebabkan berbagai penyakit, diantaranya adalah TBC, Cacar (Small pox), gatal-gatal(scabies), dan Kuman Rusiformas N.

Dalam berbagai argumentasi, sebagian orang berpendapat jika peralatan modern sudah jauh lebih maju dan bisa menanggulangi cacing-cacing ini sehingga tidak berbahaya lagi, karena panas tinggi yang dihasilkan oleh alat tersebut.

Namun pengetahuan ini masih memerlukan kajian yang lebih mendalam. Sampai sekarang belum ada seorang ahli pun yang bisa memastikan dengan benar berapa derajat panas yang digunakan sebagai ukuran baku untuk membunuh cacing-cacing ini. Padahal menurut teori, memasak daging yang benar adalah tidak terlalu cepat namun juga tidak terlalu lama. Karena jika terlalu cepat dikhawatirkan parasit-parasit yang terdapat dalam daging tidak sempat mati sementara kalau terlalu lama semua kandungan gizi daging akan hilang dan hanya menyisakan toxic (racun).

Cacing Babi ini Tidak akan Mati dimasak walaupun dg Suhu yg sangat Panas sekalipun!

O_O
Kalau sudah demikian,siapa yang berani menjamin kalau daging babi cukup aman untuk dikonsumsi???

Cacing Babi ini Tidak akan Mati dimasak walaupun dg Suhu yg sangat Panas sekalipun!

Memang benar dalam tubuh sapi juga ada cacing. Cacing tersebut diberi nama T. Saginata. Tapi babi sendiri kadang-kadang juga menjadi sarang cacing jenis ini. Namun demikian ada perbedaan yang mendasar antara cacing yang terdapat pada sapi dan cacing yang ada pada babi.

Saginata yang ada pada babi melangsungkan proses hidupnya dalam tubuh manusia sedangkan saginata yang ada pada sapi hanya dapat hidup di dalam sapi dan tidak hidup di dalam tubuh manusia, sekalipun sudah terlanjur masuk dalam tubuh manusia.

Ada eksperimen kecil tentang bahaya daging babi di rumah.

Di YouTube, kita bisa menemukan seabrek-abrek video eksperimen ini (eksperimennya sama) dengan mengetik kata kunci di kotak Search : “why muslim don’t eat pork”. Eksperimennya sangat mudah dan sederhana :

Diantaranya:


Dsb.

Daging babi ditaruh di atas loyang, lalu dituangi Coca Cola sampai terendam benar (kebetulan daging babi di gambar adalah daging asal supermarket)
Biarkan selama 2 jam di suhu ruang
Anda akan melihat banyaknya cacing yang menggeliat-geliat muncul dari dalam daging babi itu.

@_@"
Walhasil, silakan memilih hukum halal atau haram.

Ikut Allah dan Nabi" yang mengharamkan babi,
ataukah
ikut Paulus yang menghalalkan babi.???

Jika memilih opsi yang kedua, camkan resikonya.!

Karena penelitian medis membuktikan bahwa babi beresiko tinggi
terhadap berbagai penyakit ganas yang menular bagi manusia, penyakit virus (yang menyerang organ pencernaan, pernafasan, usus, darah danflu babi),
cacing (cacing trichinella spiralis yang hidup di otot manusia ini, cacing ascariasis yang menghabiskan makanan manusia, cacing pita) dan jamur yang menyerang paru-paru.

So,Berhentilah memakan Hewan Haram itu!

Nasehat WIRo🙂
)))))))))^_^((((((((((((( (*

Kalian dengarin!syukur Alhamdulillah .:)
Nggak kalian dengarin ya terserah..
Semoga Artikel ini menambah pengetahuan buat Pembaca semua.
🙂
Wassalam.