Bantahan TUDUHAN Kristen BOTOL :P yg mengatakan bahwa Muslim Menyembah Ka’bah atau Hajar aswad

Orang-orang kristen itu menghujat Islam dengan tuduhan bahwa Ummat Islam menyembah Kabah ataupun hajar aswad sebenarnya hanya karena ketidakpahaman mereka saja terhadap kitab dan ajaran mereka sendiri!
Mereka menghujat Islam tanpa Ilmu dan hanya bertujuan untuk menutup”I kesesatan ajaran mereka sendiri!

Padahal didalam Islam segala peribadahan itu ada dalilnya dan berdasarkan perintah Tuhan.termasuk tentang perintah Shalat menghadap kearah Kiblat.semua ada Dalilnya,sedangkan peribadatan Kristen???

beribadah hari minggu dan bernyanyi-nyanyi digereja saja TIDAK ada dalilnya
Untuk menutup”I inilah makanya mereka menghujat agama lain !!

@_@

dan Sebenarnya untuk menjawab tuduhan dan Hujatan mereka itu sangat mudah sekali

Cukup 1 ayat ini saja,mereka akan tahu,jika mereka mempunyai akal dan mereka gunakan untuk berfikir🙂

 

Mari kita baca Firman Allah SWT berikut.

 

Perhatikan berulang” tulisan yg BESAR:

 

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطاً لِّتَكُونُواْ شُهَدَاء عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيداً وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِي كُنتَ عَلَيْهَا إِلاَّ لِنَعْلَمَ مَن يَتَّبِعُ الرَّسُولَ مِمَّن يَنقَلِبُ عَلَى عَقِبَيْهِ وَإِن كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلاَّ عَلَى الَّذِينَ هَدَى اللّهُ وَمَا كَانَ اللّهُ لِيُضِيعَ إِيمَانَكُمْ إِنَّ اللّهَ بِالنَّاسِ لَرَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
(Qs Al-Baqarah 2:143)
Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. DAN KAMI TIDAK MENETAPKAN KIBLAT YANG MENJADI KIBLATMU (sekarang) MELAINKAN AGAR KAMI MENGETAHUI (supaya nyata) SIAPA YANG MENGIKUTI RASUL(Muhammad) DAN SIAPA YANG MEMBELOT. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu.Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.”

@_@

Sungguh jika Kafir” itu menggunakan Akalnya dg semestinya,tentu mereka dapat mengambil kesimpulan dr Ayat diatas!!!

Tp dasar kafir Bebal,mereka memang hoby ngeleS !

Ditambah lagi dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala berikut ini:

إِنَّ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُم بِالْغَيْبِ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ
(Qs Al-Mulk 67:12)
Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak NAMPAK
oleh mereka, mereka akan memperoleh AMPUNAN dan pahala yang besar.
)))))))))))))))))))))*

Nah, ayat diatas adalah jawaban MUTLAK kedua untuk mematahkan tuduhan bodoh kafir2 Kristen tsb!

Didalam Al-Qur’an sudah dijelaskan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala itu tidak NAMPAK atau dapat dicapai oleh penglihatan mata makhluk”Nya, sedangkan Allah dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui.”
(QS Al-An’am 6:103)

@_@
Setelah dijelaskan sedemikian JELAS dengan disertai ayat-ayat suci Al-Qur’an,Masihkah para domba akan tetap mempertahankan tuduhan karena kebodohan mereka tsb???
Yach! Namanya juga ternak!
Dijelaskan atau tidak,bagi mereka sama saja!

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ سَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
(Qs Al-Baqarah 2:6)
Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman.

خَتَمَ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰٓ أَبْصَـٰرِهِمْ غِشَـٰوَةٌۭ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌۭ
(Qs Al-Baqarah 2:7)
Allah telah MENGUNCI-MATI hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka SIKSA yang amat berat.

وَمَا أَنتَ بِهَادِي الْعُمْيِ عَن ضَلَالَتِهِمْ إِن تُسْمِعُ إِلَّا مَن يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا فَهُم مُّسْلِمُونَ
(Qs Ar-Rum 30:53)
Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta (mata hatinya) dari kesesatannya. Dan kamu tidak dapat memperdengarkan (petunjuk Tuhan) melainkan kepada orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, mereka itulah orang-orang yang berserah diri (kepada Kami).

وَالَّذِينَ كَفَرُواْ وَكَذَّبُواْ بِآيَاتِنَا أُوْلَـئِكَ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ
(Qs Al-Maidah 5:10)
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu adalah penghuni NERAKA.

@_@
Kembalai kemasalah arah Kiblat.
Didalam surah Al-Baqarah Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا فَاسْتَبِقُواْ الْخَيْرَاتِ أَيْنَ مَا تَكُونُواْ يَأْتِ بِكُمُ اللّهُ جَمِيعاً إِنَّ اللّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
(Qs Al-Baqarah 2:148)
DAN BAGI TIAP-TIAP UMAT ada KIBLATNYA (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Untuk melihat Kiblatnya para Nabi” dan Kaumnya terdahulu,silahkan lihat DISINI.

@_@

nah,terbukti sudah bahwa TUDUHAN Kristen BOTOL ecek-ecek😛 yg mengatakan bahwa Muslim Menyembah Ka’bah adalah 1 BUKTI KEBODOHAN KAFIR TSB, MEREKA TIDAK TAHU KEDUDUKAN KA’BAH DALAM ISLAM…

 

INILAH BUKTI KESEMPURNAAN ISLAM, AGAMA MANAKAH SELAIN ISLAM YANG MEMPUNYAI KIBLAT DALAM BERIBADAH ???

 

MEREKA TIDAK MEMPUNYAI KIBLAT, BAIK KIBLAT IBADAH, KIBLAT SURI TAULADAN, KIBLAT AJARAN DAN HUKUM DLL, MAKA PANTASLAH MEREKA MENJADI UMAT YANG KEBINGUNGAN…

 

 

 

Ada beberapa kalangan di luar Islam yang mereka tidak faham, tidak mengerti tentang Islam, mereka berkata : “Lihatlah orang-orang Islam, mereka menyembah ka’bah !”

 

Umar bin Khatab berkata

 

“Aku tahu bahwa kau hanyalah batu, kalaulah bukan karena aku melihat kekasihku Nabi SAW menciummu dan menyentuhmu, maka aku tidak akan menyentuhmu atau menciummu”

 

Ka’bah hanyalah benda mati, ia hanya dijadikan oleh Allah Jalla wa ‘Ala sebagai kiblat umat muslim dalam ibadah khususnya sholat dan haji.

 

Perkataan atau ucapan mereka ini didasari atas mereka melihat kaum muslimin ketika shalat menghadap kea rah ka’bah, lalu mereka berkesimpulan : orang Islam menyembah ka’bah.

 

Terhadap ucapan jelek mereka ini kita jawab :

 

Sesungguhnya orang-orang Islam hanya menjadikan Ka’bah sebagai arah hadap dalam menyembah Allah, bukan menyembah ka’bah. Sebagaimana firman Allah ta’ala :

 

فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَذَا الْبَيْتِ

 

“Hendaklah mereka menyembah kepada Tuhan, Allah ta’ala, Tuhan Yang memiliki Rumah ini, Yang memiliki Ka’bah.”

 

ayat ini jelas sekali menunjukkan bahwa baitullah (ka’bah) adalah benda milik Allah ta’ala, dan Allah ta’ala memerintahkan untuk menyembah pemilik ka’bah !!

 

Ka’bah sendiri berarti kubus persegi empat yang dalamnya kosong, tidak ada apa-apanya. Adapun Hajar Aswad ada di pojokan luar ka’bah, bukan di tengah-tengah ka’bah. Kemudian fungsi Ka’bah hanyalah sebagai arah hadap, karena Qiblat artinya arah hadap.

 

Dapat dibayangkan andaikata umat Islam tidak punya arah qiblat, maka bagaimana shalat jama’ah mereka ? Imamnya ingin ke utara, makmumnya mungkin ada yang ingin ke selatan, ada yang ingin ke barat, kacau shalat jama’ahnya. Supaya orang Islam berada di dalam satu kesatuan dengan persatuan yang kuat ketika mereka menyembah Allah ta’ala, maka Allah ta’ala menetapkan arah qiblat. Dan ini bukan berarti orang Islam menyembah Ka’bah.

 

Walaupun mereka menghadap ka’bah tetapi ini bukan berarti orang Islam menyembah ka’bah. Kenapa ? Karena orang Islam hanya menjadikan ka’bah sebagai pematok arah. Karena yang namanya pematok arah tidak akan sempurna kalau tidak terlihat. Maka dibangunlah oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Isma’il ka’bah sebagai pematok arah supaya orang melihat : Oh ke arah sana, ke arah ka’bah hendaknya kaum muslimin seluruh dunia menyatukan arah. Karena tidak mungkin mereka shalat menghadap ke atas, karena Allah ada di atas langit. Tidak mungkin ! Maka kaum muslimin diperintahkan menghadap ke arah yang sama dengan satu patok yang sama, yaitu ka’bah.\

 

Bukti kalau orang Islam tidak menyembah ka’bah yaitu sebelum orang Islam menyembah Allah ta’ala dengan menghadap ke arah ka’bah, lebih dahulu Allah ta’ala memerintahkan mereka menghadap kea rah Baitul Maqdis. Jadi kita, pada awal-awal Islam, kita diperintahkan menyembah Allah ta’ala dengan menghadap kea rah Baitul Maqdis yang ada di Palestina. Ini pada awal-awal Islam. Sampai kemudian turun ayat akibat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dicemooh oleh orang-orang Yahudi : Lihatlah orang-orang Islam, mereka mengikuti, mengekor qiblat kami !” kata orang-orang Yahudi. Karena orang Islam ketika awal-awal Islam mereka shalat dengan menghadap ke Yerussalem, menghadap ke Baitul-Maqdis di Palestina. Maka ini mengundang cemoohan orang-orang Yahudi. Ini membuat Rasul gelisah,

 

lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu meminta kepada Allah berkali-kali : Ya Allah, Ya Allah. Meminta agar dipalingkan, dikembalikan qiblatnya, arah hadapnya ke Baitullah, ke Ka’bah, ke Masjidil-Haram. Andaikata orang Islam, Rasulullah dan kaum muslimin menyembah ka’bah, tidak perlu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam minta ijin. minta kepada Allah, bahkan berkali-kali agar dapat dihadapkan kembali ke Masjidil Haram, sebagaimana pada zaman Nabi Ibrahim dan Nabi Isma’il ‘alaihimas-salaam.

 

Sampai akhirnya Allah turunkan ayat :

 

قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ

 

“Kami sering melihatmu, kata Allah ta’ala : Kami sering melihatmu membolak-balikkan wajahmu ke langit, “ Apa artinya ? Kami sering melihatmu hai Muhammad – shallallahu ‘alaihi wa sallam – membolak-balikkan wajahmu ke langit, yaitu memohon kepada Allah. Ini, Rasul harus memohon berkali-kali agar bisa dihadapkan kembali ke Masjidil Haram. Andaikata Rasulullah SAW menyembah ka’bah, orang Islam menyembah ka’bah, tidak perlu memohon kepada Allah agar dipindahkan arah qiblatnya ke Baitullah.

 

فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا

 

“Maka sekarang hadapkanlah wajahmu ke arah mana, qiblat mana yang kamu ridhoi.”

 

Ini, akhirnya Allah kabulkan. Allah kabulkan permohonan Nabi setelah Nabi berulang-ulang memohon kepada Allah

 

فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ

 

“Maka sekarang hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram.” Artinya, setelah Rasul meminta berkali-kali, baru Allah kabulkan dengan Allah persilakan kaum muslimin untuk kembali menghadap ke Masjidil Haram, ke ka’bah. Artinya, Ka’bah hanya dijadikan sebagai arah menghadap, yaitu hadapkanlah wajahmu ke ARAH Masjidil Haram, bukan : sembahlah Masjidil-Haram. Tetapi : Hadapkanlah kea rah Masjidil-Haram, tetapi menyembahnya tetap kepada Allah

 

Bukti yang lain : adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beberapa shahabatnya pernah shalat di dalam Ka’bah. Dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : Rasul masuk ke dalam Ka’bah, lalu menjadikan pintu Ka’bah di belakang punggungnya, yang artinya, berarti Hajar Aswad ada pula di belakang sebelah kiri beliau. Lalu beliau sholat di dalam Ka’bah dengan menghadap ke arah mana beliau menghadap, yaitu ke arah depan, yaitu sejarak 3 hasta dari depan, 3 hasta dari tembok depan, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berhenti dan sholat di situ. Demikian pula para shahabat Nabi, mereka sholat di beberapa pojokan-pojokan Ka’bah. Dan ini tidak menjadi masalah. Ke arah mana pun mereka menghadap ketika mereka di dalam Ka’bah, mereka ada di arah qiblat. Sehingga ke mana pun mereka menghadap, tidak masalah.

 

Andaikata kita, Nabi, Kaum Muslimin menyembah Ka’bah, tidak boleh mereka shalat di dalam Ka’bah.

 

Yang intinya mereka tidak menghadap ke mana-mana. Karena di pojok mana pun di dalam Ka’bah itu adalah ruang yang kosong, tidak ada apa-apanya. Sehingga shalat di dalam Ka’bah berarti ia shalat persis di arah Ka’bah, atau di arah qiblat, sehingga tidak menghadap ke arah mana pun. Ini menjadi dalil bahwasannya kaum muslimin tidak menyembah Ka’bah, karena boleh saja orang Islam sholat di dalam Ka’bah sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi dan shahabatnya.

 

Begitu pula Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang para shahabat Nabi bersumpah dengan mengatakan : WAL-KA’BAH “Demi Ka’bah.” Rasul melarang. Rasul mengganti dengan WA RABBIL-KA’BAH “Demi Tuhan Yang memiliki Ka’bah !” Karena tidak boleh bersumpah dengan selain Nama Allah. Maka Rasul melarang orang bersumpah “Demi Ka’bah !”, tapi : “Demi Tuhan Yang memiliki Ka’bah!”

 

Dan bukti-bukti yang lainnya yang menunjukkan bahwasannya kaum muslimin tidak menyembah Ka’bah, tetapi hanya menjadikan Ka’bah sebagai qiblat atau arah hadap.

 

Dan terbukti bhw umat kristen dan kafir” lainya lah yg penyembah berhala dan BATU itu???
Lihat:

GambarGambarGambar

Padahal jelas” Allah telah melarang membuat Patung dalam bentuk apapun.

HATi-HATiLAH, supaya jangan kamu melupakan PERJANJIAN
Tuhan, Allahmu, yang telah diikat-Nya dengan kamu dan membuat bagimu PATUNG yg
menyerupai APAPUN yg oleh Tuhan, Allahmu DILARANG kauperbuat.!
Ulangan 4:23

JANGANLAH kamu membuat berhala bagimu, dan PATUNG atau
TUGU(Altas) BERHALA JANGANLAH kamu dirikan bagimu, juga baru berukir
janganlah kamu tempatkan di negrimu untuk sujud MENYEMBAH
kepadanya, sebab Akulah TUHAN Allahmu.!
Imamat 26:1

Perintah Allah yg begitu jelas,tegas dan KERAS, sama sekali tidak di amalkan oleh semua umat Kristen.

Lihat,apa yang mereka lakukan!!!

GambarGambarGambarGambarGambarGambarGambar

Mereka dengan bangga memajang
patung dan gambar Yesus dan
Bunda Maria serta Paulus,lalu mereka Sujud menyembahnya(Patung).!
Kristen memang umat PEMBANGKANG kepada Allah.!!

Nie ada ayat-ayat konyol lagi didalam Alkitab.

“Allahku,gunung BATU-ku,tempat aku berlindung,perisaiku,tanduk keselamatanku, kota bentengku,tempat pelarianku,
juruselamatku; Engkau menyelamatkan aku darikekerasan.”
SAMUEL 22:3

😀🙂😦

Gambar

MEREKA MELEMPAR BATU SEMBUNYI
TANGAN😀

O_O
Setiap manusia (Kristen) itu ternyata BODOH, tidak berpengetahuan, dan setiap pandai emas menjadi malu karena PATUNG buatannya. Sebab patung tuangannya itu adalah TIPU, TIDAK ada NYAWA di dalamnya, Yeremia 10:14

Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah BERHALA dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh API dan belerang( NERAKA!! )
; inilah kematian yang kedua.”
Wahyu 21:8

Sebenarnya kalau kristener mau jujur dan berfikir,tentu mereka sudah mengetahui bahwa ajaran kristen mereka itu adalah ajaran
PAGANISME!!

Agama selain Islam hanya mau menyembah apa yang nampak atau bisa terlihat oleh kedua mata mereka yang BUTA!
Bila mereka disuruh menyembah Tuhan yang tidak Nampak atau terlihat,maka mereka akan menolaknya!
Begitu juga dengan agama pagan kristen!

Padahal???
Padahal didalam kitab mereka(kristen) sendiri sudah sangat jelas pula dijabarkan bahwa MANUSIA itu TIDAK AKAN SANGGUP MELIHAT TUHAN dan SECARA JELAS pula TERTERA BAHWA TIADA MANUSIA YANG PERNAH MELIHAT TUHAN.

Keluaran 33:20
“Dan Tuhan berfirman: Engkau tidak tahan MEMANDANG wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku yang dapat hidup.”
———–!!

1 Timotius 6:16
“Tuhan TIDAK PERNAH DILIHAT manusia, dan manusia memang tidak dapat melihat-Nya…”

Yohanes 1: 18
“Tak seorangpun pernah melihat Tuhan.”

@_@
Dan Yesuspun sudah capek menjelaskan dengan berkata:

Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu TIDAK PERNAH mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun TIDAK PERNAH kamu lihat,
(Yohanes 5:37)

@_@
😥
Namun hal ini tak mendapatkan sambutan hangat oleh domba-domba bebal pengikut Paulus!
Mereka justru memanusiakan Allah dalam rupa seorang manusia lelaki yang berambut Gondrong,bermata biru dan berwajah pemuda EROPA(yunani).
Na’udzubillahi mindzalik!

Apakah kristolers akan mengelak dan membantah hal ini???

—!!
Buat pembaca yang ingin mengetahui Kiblatnya Yesus dan Nabi” terdahulu,silahkan lihat DISINI.

✉ Buat pembaca Kristen@
Daripada kalian Menghujat agama Islam yg sudah Jelas” kebenaran ajaranya,mendingan kalian memikirkan kenapa Ribuan ayat-ayat kitab kalian dibuang dan dihapus oleh pendeta-pendeta/Pastor” kalian.
Silahkan pelajari
DISINI.

Itu lebih bermanfaat bagi kalian agar kalian mengetahui permainan Nakal yg penuh DUSTA dari pemuka-pemuka agama kalian.
Pendeta-pendeta kalian itu suka menghapus dan merubah-rubah Firman Allah.
Yang mana apabila sudah tidak sesuai dg kehendak hati mereka dan Zaman ,lalu ayat-ayat tersebut mereka Hapus dan buang.
Sebagai contoh kecil silahkan lihat
DISINI.!!!

Kalau ajaran Islam sudah Terbukti kebenaranya,tidak usah kalian pertanyakan lagi.
Sudah terlihat JELAS mana ajaran yang Benar dan mana ajaran yang Salah.!

لاَ إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشْدمِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِن بِاللّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىَ لاَ انفِصَامَ لَهَا وَاللّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
(Qs Al-Baqarah 2:256)
Tiada paksaan dalam memasuki agama(islam).SUNGGUH JALAN YANG BENAR TELAH NYATA DIBEDAKAN DENGAN YANG SALAH. Oleh karena itu, barangsiapa menolak sembahan yang palsu (taghut) dan beriman kepada Allah, maka ia telah berpegang pada simpul tali yang paling kuat, yang tak akan pernah putus; dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.

يَسْتَنكِفَ الْمَسِيحُ أَن يَكُونَ عَبْداً لِّلّهِ وَلاَ الْمَلآئِكَةُ الْمُقَرَّبُونَ وَمَن يَسْتَنكِفْ عَنْ عِبَادَتِهِ وَيَسْتَكْبِرْ فَسَيَحْشُرُهُمْ إِلَيهِ جَمِيعاً
(Qs An-Nisaa 4:172)
Al Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allah, dan tidak (pula enggan) malaikat-malaikat yang terdekat (kepada Allah). Barangsiapa yang enggan dari menyembah-Nya, dan menyombongkan diri, nanti Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya.

أَمَّا الَّذِينَ آمَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ وَيَزيدُهُم مِّن فَضْلِهِ وَأَمَّا الَّذِينَ اسْتَنكَفُواْ وَاسْتَكْبَرُواْ فَيُعَذِّبُهُمْ عَذَاباً أَلُيماً وَلاَ يَجِدُونَ لَهُم مِّن دُونِ اللّهِ وَلِيّاً وَلاَ نَصِيراً
(Qs An-Nisaa 4:173)
Adapun orang-orang yang beriman dan berbuat amal saleh, maka Allah akan menyempurnakan pahala mereka dan menambah untuk mereka sebagian dari karunia-Nya. Adapun orang-orang yang enggan dan menyombongkan diri, maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih, dan mereka tidak akan memperoleh bagi diri mereka, pelindung dan penolong selain dari pada Allah.

لَّقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَآلُواْ إِنَّ اللّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ قُلْ فَمَن يَمْلِكُ مِنَ اللّهِ شَيْئاً إِنْ أَرَادَ أَن يُهْلِكَ الْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَأُمَّهُ وَمَن فِي الأَرْضِ جَمِيعاً وَلِلّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَاللّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
(Qs Al-maidah 5:17)
Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam”. Katakanlah: “Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?”. Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

لَّقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُواْ إِنَّ اللّهَ ثَالِثُ ثَلاَثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَـهٍ إِلاَّ إِلَـهٌ وَاحِدٌ وَإِن لَّمْ يَنتَهُواْ عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُواْ مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
(Qs Al-maidah 5:73)
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak BERHENTI dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa SIKSASAAN yang PEDIH.
!!!!!!!!!!!!!!!!

قُل لِلَّذِينَ كَفَرُواْ إِن يَنتَهُواْ يُغَفَرْ لَهُم مَّا قَدْ سَلَفَ وَإِنْ يَعُودُواْ فَقَدْ مَضَتْ سُنَّةُ الأَوَّلِينِ
(QS Al-Anfaal 8:38)
“Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: “Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan MENGAMPUNI mereka tentang DOSA-DOSA mereka yang sudah lalu; dan JIKA mereka kembali lagi. Sesungguhnya akan Berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah terhadap) orang-orang dahulu “.”

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لاَ تَغْلُواْ فِي دِينِكُمْ وَلاَ تَقُولُواْ عَلَى اللّهِ إِلاَّ الْحَقِّ إِنَّمَا الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ اللّهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِّنْهُ فَآمِنُواْ بِاللّهِ وَرُسُلِهِ وَلاَ تَقُولُواْ ثَلاَثَةٌ انتَهُواْ خَيْراً لَّكُمْ إِنَّمَا اللّهُ إِلَـهٌ وَاحِدٌ سُبْحَانَهُ أَن يَكُونَ لَهُ وَلَدٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَات وَمَا فِي الأَرْضِ وَكَفَى بِاللّهِ وَكِيلاً
(Qs An-Nisaa 4:171)
Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, ‘Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : “(Tuhan itu) tiga”, BERHENTILAH (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.

وَرَبُّكَ الْغَفُورُ ذُو الرَّحْمَةِ لَوْ يُؤَاخِذُهُم بِمَا كَسَبُوا لَعَجَّلَ لَهُمُ الْعَذَابَ بَل لَّهُم مَّوْعِدٌ لَّن يَجِدُوا مِن دُونِهِ مَوْئِلاً
(Qs Al-Kahfi 18:58)
Dan Tuhanmulah yang Maha Pengampun, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu (untuk mendapat azab) yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung dari padanya.