INILAH Kisah Kelahiran Nabi Isa AS/Yesus (bukan yang disalib) yg SEBENARNYA.!!

Nabi Isa AS dilahirkan bukan dikandang domba serta pada saat musim Salju.

Maryam/maria ibunya nabi Isa AS/Yesus
adalah Wanita yg paling Suci dimasanya,seperti yang telah diceritakan didalam beberapa ayat dalam Al Qur’an.

Menurut kisah di Al-Qur’an, Maryam selalu beribadah(wanita salehah) dan telah dikunjungi oleh malaikat
Jibril. Jibril mengatakan kepada Maryam
tentang akan diberikan calon anak yang
bernama Isa.
Maryam sangat terkejut, karena ia telah
bersumpah untuk menjaga kesuciannya
kepada Allah dan tetap mempertahankan hal
itu dan bagaimana pula dia bisa hamil tanpa
seorang lelaki, lalu Jibril menenangkan
Maryam dan mengatakan bahwa perkara ini
adalah perkara yang mudah bagi Allah, yang
ingin membuat dia sebagai tanda untuk
manusia dan rahmat dari-Nya.

Seperti halnya dalam konsep penciptaan Adam tanpa ibu dan bapak.
Pembicaraan mereka terekam dalam salah
satu surah di dalam Al-Qur’an

“(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai
Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan
kamu (dengan kelahiran seorang putera yang
diciptakan) dengan kalimat (yang datang)
daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera
Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di
akhirat dan termasuk orang-orang yang
didekatkan (kepada Allah). (Ali ‘Imran: 45)”

Beberapa ayat lain terkait dengan kelahiran
Isa antara lain:

“Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi
Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah
menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah
berfirman kepadanya “Jadilah” (seorang
manusia), maka jadilah dia.
(Ali Imran: 59)”

“Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah
memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan
ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami
jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan
Allah) yang besar bagi semesta alam.
(Al-Anbiyaa’: 21)”

Setelah Isa berada di dalam rahim Maryam, ia lalu mengasingkan diri dari keluarganya kesuatu tempat di sebelah timur. Disana ia
melahirkan dan beristirahat di dekat sebuah
batang pohon kurma.
(Bukan di kandang domba lho ya)
Spt yg dihinakan paulus si Yahudi tsb didalam
Alkitab.
—————–
Semenjak Lahir,Nabi Isa AS sdh bisa
berbicara.
Itu adalah Mukjizat yg diberikan Allah
kepadanya.
Nabi Isa AS/Yesus kemudian berbicara
memerintahkan ibunya dari buaian, untuk
mengguncangkan pohon untuk mengambil
buah-buah yang berjatuhan,
dan untuk menghilangkan rasa takut ibunya
Maryam dari lingkungan sekelilingnya yg
menuduh Maryam berzinah, kemudian Maryam
menunjuk kepada anaknya yang baru lahir itu,
Spt yg dituduhkan Yahudi didalam kitab
sucinya:
Perhatikan:

@_@
“Sesungguhnya Jesus berada di tengah tengah isi perut NERAKA Jahhanam antara MiNYAK hitam dan Api, dan sesungguhnya ibunya Maria, telah melahirkannya dari seorang tentara dengan jalan salah
(berzina), dan SEMUA gereja-gereja Kristen
samalah halnya dengan tempat buang
SAMPAH, dan pendeta-pendetanya sama
dengan ANJiNG-ANJiNG yang
menggonggong.
(Sanhedrin 105a-b)

Nah karena byk Tuduhan” tsb maka nabi Isa
AS diberi mukjizat oleh Allah utk menjawab
Tuduhan tsb.
Saat itu Maryam menyuruh sipenuduh (yahudi)
itu utk menanyakan kpd nabi Isa AS secara
langsung.

Dan yahudi itu berkata:
Bagaimana bisa seorang bayi itu berbicara??

Maka Nabi Isa AS pun menjawab:
“Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia
memberiku Alkitab (Injil) dan Dia menjadikan
aku seorang nabi; dan Dia menjadikan aku
seorang yang diberkati di mana saja aku
berada dan Dia memerintahkan kepadaku
(mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat
selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku,dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka..
(Qs Maryam 30-32)”

Itu adalah mukjizat Nabi Isa AS yg bisa
Berbicara saat baru lahir(bayi).
Nabi Isa diutus kepada Bani Israil, untuk
mengajarkan tentang ke-Esaan Tuhan dan
menyelamatkan mereka dari kesesatan.

Muslim percaya Isa telah dinubuatkan dalam
Taurat, membenarkan ajaran-ajaran nabi
sebelumnya. Isa digambarkan juga dalam
ajaran Islam, memiliki mukjizat sebagai bukti
kenabiannya, seperti:
____________
berbicara sewaktu masih bayi dalam
peraduan,
memberikan nyawa/kehidupan pada
burung yang terbuat dari tanah liat atas izin Allah SWT.
menyembuhkan orang yang terkena lepra,
menyembuhkan orang tuna netra,
membangkitkan orang mati dan meminta
makanan dari surga atas permintaan murid-
muridnya.

Beberapa ayat dari Al Qur’an yang
menegaskan tentang kenabian Isa antara lain:
“Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba
Allah, Dia memberiku Alkitab (Injil) dan Dia
menjadikan aku seorang nabi,
dan Dia menjadikan aku seorang yang
diberkati di mana saja aku berada, dan Dia
memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat
dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;
dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak
menjadikan aku seorang yang sombong lagi
celaka. Dan kesejahteraan semoga
dilimpahkan kepadaku, pada hari aku
dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan
perkataan yang benar, yang mereka
berbantah-bantahan tentang kebenarannya.
Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan
sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya:
“Jadilah”, maka jadilah ia.
(Maryam: 30-35)”

“Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: “Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah
(kepada) ku”. Sesungguhnya Allah Dialah
Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus.

Maka berselisihlah golongan-golongan (yang terdapat) di antara mereka, lalu kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang zalim yakni siksaan hari yang pedih (kiamat).
(Az Zukhruf: 63-65)”

“Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami),kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu).
(Al Maa’idah: 75)”

“Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?”. Isa menjawab:
“Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku
mengatakan apa yang bukan hakku
(mengatakannya). Jika aku pernah
mengatakan maka tentulah Engkau
mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha
Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib”. Aku
tidak pernah mengatakan kepada mereka
kecuali apa yang Engkau perintahkan
kepadaku (mengatakan)nya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah
Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang
mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.
(Al-Ma’idah: 116-117)”

“Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan
sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka
yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki,tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-
Nya. (Al Baqarah: 253)”

“(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: “Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya,lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan
(ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata,
lalu orang-orang kafir di antara mereka
berkata: “Ini tidak lain melainkan sihir yang
nyata”.
(Al Maa’idah: 110)”

Dan Nabi Isa tidak dibunuh ataupun disalib
Al-Qur’an menerangkan dalam surat An
Nisaa’:157 bahwa Isa tidaklah dibunuh maupun
disalib oleh orang-orang kafir. Adapun yang
mereka salib adalah orang yang bentuk dan
rupanya diserupakan oleh Allah seperti Nabi Isa AS.

“dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya
kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan
dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang
(pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan
belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
(Surah An-Nisaa’: 157)”

Dan nabi Isa diangkat ke langit.

Tidak ada penyaliban dan kematian atas diri
Isa ditangan musuhnya.
Al-Qur’an menerangkan Yahudi mencari dan
membunuh Isa, tetapi mereka tidak berhasil
membunuh dan menyalibkannya. Isa
diselamatkan oleh Allah dengan jalan diangkat ke langit dan ditempatkan disuatu tempat yang hanya Allah SWT yang tahu tentang hal ini.

Al Qur’an menjelaskan tentang peristiwa
penyelamatan ini.

“Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah
mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
(An-Nisaa158)

Begitulah Kisah yg sebenarnya tentang Nabi Isa AS,
Kitab suci Al-Qu’ran sangat memuliakan Nabi Isa AS/
yesus.!
Tidak mungkin seorang Nabi Suci Allah
lahir dikandang Domba yg bau itu.
Dan tidak Mungkin juga nabi suci Allah mati
teraniaya secara Terkutuk dan terhina spt yg
dihinakan Paulus siyahudi itu didalam Alkitab
karanganya.!!

Paulus itu AntiYesus.
Paulus itu org Yahudi yg membantai murid”
Nabi Isa AS/Yesus.!!

Sekarang buat pembaca Kristen mari berfikir dan merenungi dg kebesaran hati,mana yg lebih mulia
Alquran atau Alkitab dalam memperlakukan
Nabi Isa AS/Yesus???

Sudah saatnya kalian menggunakan akal dan hati dengan ikhlas.